Kamis, 29 November 2012

KEALAMAN DASAR







NAMA           :NURUL LAILATUL FITRIYAH
NIM                : 1220001433
KELAS          : C

1.      Ilmu alamiah memiliki relativitas apa maksudnya?
2.      Sebutkan dan jelaskan kriteria ilmiah!
3.      Mengapa sikap ilmiah perlu ditumbuh kembangakan bagi mahasiswa? bagaimana usaha-usaha membentuk sikap ilmiah?
4.      Sebutkan dan jelaskan metode ilmiah!
5.      Teori asal usul kehidupan kita kenal dengan teori abiogenesis dan biogenesis, jelaskan!
6.      Oparin dan uray termasuk tokoh teori asal usul kehidupan, jelaskan secara singkat teori oparin!
7.      Mengapa mutasi mempunyai peranan penting, walaupun mutasi jarang terjadi?
8.      Sebutkan dan jelaskan manfaat mempelajari evolusi bagi kehidupan manusia!
9.      Sebutkan dan jelaskan macam pencemaran lingkungan berdasarkan zat pencemarannya!
10.  Bagaimana terjadinya fenomena efek rumah kaca?
11.  Apa yang dimaksud sebagai hujan asam, dan jelaskan proses terjadinya serta dampaknya terhadap organisme!
12.  Mengapa penangkapan ikan dengan bahan peledak dan atau menggunakan bahan kimia tidak dibenarkan?
13.  Mengapa pemanfaatan sumber daya alam hayati perlu penghematan, beri penjelasan!
14.  Jelaskan persamaan dan perbedaan antara SDAH dan SDANH!
15.  Bagaimana saudara menjelaskan hubungan antara populasi penduduk dengan kerusakan sumber daya alam, berikan contohnya!
16.  Usaha-usaha apa yang dapat dilakukan untuk menekan agar sumber daya alam tidak rusak?
17.  Sebutkan dan jelaskan akibat rotasi bumi!
18.  Dalam klasifikasi tanah dibedakan menjadi struktur dan tekstur tanah, jelaskan!
19.  Sebutkan beberapa cara untuk mengurangi pencemaran suara denga cara biologis!
20.  Usaha-usaha apakah yang saudara lakukan jika disekitar saudara terdapa pencemaran air.

JAWAB !
1.      Relativitas artinya kebenaran yang ditemukan oleh manusia pada suatu saat dapat disangkan (ditolak) atau diubah dengan kebenaran yang baru.
2.      Kriteria metode Ilmiah:
a.       Berdasarkan fakta : keterangan-keterangan yang diperoleh dalam penelitian baik yang akan dikumpulkan dan dianalisis harus berdasarkan fakta dan nyata. Pengindraan, artinya dapat dibuktikan dengan indra meskipun tidak dapat diindra secara langsung setidaknya efek-efeknya dapat ditunjukkan melalui alat-alat.
b.      Bebas dari prasangka : metode ilmiah harus mempunyai sifat bebas prasangka, bersih dan jauh dari pertimbangkan subjektif. Menggunakan suatu fakta haruslah dengan alasan dan bukti yang lengkap dan dengan pembuktian yang objektif.
c.       Menggunakan prinsip analisis : dalam memahami serta memberi arti terhadap fenomena yang komplek harus digunakan prinsip analisis. Semua masalah harus dicari sebab musabab serta pemecahannya dengan menggunakan analisis yang logis.
d.      Menggunakan hipotesa : dalam metode ilmiah peneliti harus dituntun dalam proses berfikir dengan menggunkan analisis. Hipotesis harus ada untuk menyatukan serta memadu jalan pikiran kearah tujuan yang ingin dicapai sehingga hasil yang diperoleh akan mengenai sasaran dengan tepat.
e.       Menggunakan ukuran objekif : kerja peneliti dan analisis harus dinyatakan dengan ukuran yang objektif, ukuran tidak boleh dengan merasa-rasa atau menuruti hati nurani.
f.       Menggunakan tekhnik kuantitatif : dalam mempertahankan data, ukuran kuantitatif harus digunakan kecuali untuk hal-hal yang tidak bisa dikuantitatifkan. Ukuran seperti ton, kg, ohm, mm/detik, km/jam, watt, mal dan sebagainya harus selalu digunakan.
g.      Perumusan masalah : setelah dapat diindra maka timbul suatu pertanyaan dimana hal itu terjadi, mengapa, bagaimana. Pertanyaan-pertanyaan tersebut harus bisa diuji secara objektif dan diterima oleh orang lain.
3.      Sikap ilmiah perlu bagi mahasiswa karena sebagai mahasiswa harus bisa menganalisis suatu masalah dengan sikap ilmiayah salah satunya yaitu objektif. Usaha dalam membentuk sikap ilmiyah:
a.       Memiliki rasa ingin tahu/ curiousitas dan kemauan belajar yang tinggi
b.      Tidak dapat menerima kebenaran tanpa ada bukti atau fakta
c.       Jujur (objektif)
d.      Tekun
e.       Terbuka
f.       Toleransi
g.      Skeptis
h.      Optimis
i.        Kreatif
j.        Pemberani
k.      Teliti
4.      Metode ilmiah :
a.       Observasi : pengamatan terhadap lingkungan sekitar untuk menentukan objek yang paling tepat untuk penelitian.
b.      Menentukan dan merumuskan masalah : perumusan masalah dilakukan setelah melakukan observasi. Perumusan masalah digunakan untuk membatasi objek penelitian yang akan dilakasanakan.
c.       Merumuskan hipotesis : merupakan jawaban sementara atas masalaha- masalah yang sudah dirumuskan.
d.      Merancang eksperimen : merupakan percobaan yang dilakukan untuk menguji hipotesis yang ada. Sebelum eksperimen dilakukan, terlebih dahulu harus ada perencaan / rancangan penelitian.
e.       Pelaksanaan eksperimen : dapat berjalan baik, bila perancangan eksperimen sudah matang.
f.       Pelaporan penelitian: diakhir penelitian akan dirumuskan suatu kesimpulan yang menjadi konsep atau teori.
5.       Teori abiogenesis adalah berasal dari makhluk hidup dan belum melakukan eksperimen atau merupakan hipotesis / pendapat.
Teori biogenesis berasal dari makhluk hidup dan telah melakukan eksperimen, namum belum bisa menjawab tentang kehidupan pertama kali.
6.      Teori oparin, dalam hal ini alexander oparin berpendapat bahwa bumi yang kaya akan senyawa seperti uap, air, metana, karbon dioksida, amonia dengan adanya energi yang sangat kuat sinar ultrafiolet memungkinkan adanya reaksi dan akan membentuk senyawa—seyawa yang lebih komplek.
7.      Karena mutasi bisa terjadi secara kemis, fisik atau biologis.
8.      Manfaat mempelajari evolusi bagi kehidupan manusia:
a.       Adanya faktor yang saling berinteraksi antara gen, individu, populasi, dan ekosistem.
b.      Adanya kesamaan pada unit terkecil (unsur) antara makhluk hidup dan tak hidup.
c.       Struktur makhluk yang paling sederhana > sempurna (virus, monera, protista, fungi, tumbuhan dan hewan) dikendalikan oleh gen.
d.      Pertumbuhan dan perkembangan varietas baru hasil tekhnologi tidak terlepas dari evolusi.
9.      Pencemaran berdesarkan zat:
a.       Kimia : parameter kimia meliputi CO2, pH, alkalinitas, fosfor, dan logam-logam berat.
b.      Fisik : parameter fisik meliputi temperatur, warna, rasa, bau, kekeruhan dan radioaktifitas. Contoh plastik, kaleng dan botol.
c.       Biologis : paramter biologi meliputi ada atau tidaknya mikro organisme, misalnya bakteri coli, virus, bentos, dan plankton.
d.      Biokimia : parameter biokimia meliputi BOD (Biochemical Oksigen Demand), yaitu jumlah oksigen dalam air.
10.  Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya.
Energi yang masuk ke Bumi:
·       25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer
·       25% diserap awan
·       45% diserap permukaan bumi
·       5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi
Energi yang diserap dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi inframerah oleh awan dan permukaan bumi. Namun sebagian besar inframerah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya, untuk dikembalikan ke permukaan bumi. Selain gas CO2, yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah belerang dioksida, nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana dan klorofluorokarbon (CFC). Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca.
11.  Hujan asam adalah asam sulfur yang membentuk kabut dan suatu saat akan jatuh sebagai hujan. Penyebabnya adalah batu bara yang mengandung sulfur melalui pembakaran akan menghasilkan sulfur dioksida setelah itu sulfur dioksida bersama dengan udara serta oksigen dan sinar matahari dapat menghasilkan asam sulfur. Dampaknya terhadap organisme adalah asanya gangguan pada manusia, hewan, maupun tumbuhan misalnya gangguan pernapasan, perubahan morfologi pada daun, batang dan benih.
12.  Karena bahan peledak atau bahan kimia tidak hanya akan membunuh ikan saja akan tetapi juga bisa merusak terumbu karang karena sekitar 95% ikan hidup disekitar terumbu karang, dan juga akan merusak ekosistem laut lainnnya.
13.  Karena apabila pemanfaatannya terlalu berlebihan maka akan terjadi kepunahan, sekarang telah banyak hewan maupun tumbuhan yang telah berkurang bahkan sudah punah, sehingga mengakibatkan keanekaragaman hayati semakin menurun.
14.  Persamaan:
-          SDAH (sumber daya alam hayati) dan SDANH (Sumber daya alam non hayati) keduanya merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui.
Perbedaan:
-          SDAH meliputi hewan, tumbuhan dan mikroorganisme.
-          SDANH meliputi Tanah, air, udara dan bahan tambang.
15.  Hubungan antara populasi penduduk dengan kerusakan sumber daya alam adalah semakin banyaknya penduduk yang akan memanfaatkan sumber daya alam, dan apabila mereka menggunakannya secara berlebihan atau melakukan eksploitasi secara berlebihan maka cepat atau lambat sumber daya alam akan rusak. Contohnya adalah penebangan hutan secara liar, sekarang ini semakin banyak penduduk yang mengeksploitasi sumber daya alam yang satu ini. Mereka menebang pohon-pohon besar secara liar, apabila hal ini dilakukan secara terus-menerus maka akan mengakibatkan banjir dan erosi.

16.   Upayanya adalah sebagai berikut:
a.       Marga satwa, nutan tmaung, nutan wisata, raman naswnai.
b.      Pengadaan kebun botani (tumbuhan) antara lain : kebun raya, kebun koleksi, kebun plasma nutfah.
c.       Pemanfaatan sumberdaya alam non konvensional.
17.   Akibat rotasi bumi:
a.       Gerak semu harian seolah-olah matahari, bulan, dan bintang terbit dari timur dan tenggelam di barat.
b.      Pergantiaan siang dan malam, separuh bumi menerima sinar (siang) dan separuh tidak menerima sinar (malam)
c.       Penyerongan atau penyimpangan arah angin, membias ke kanan di belahan utara dan kiri di belahan selatan.
d.      Penggelembungan di khatulistiwa dan pemampatan di kutub.
e.       Terbentuknya gaya centifugal  yang menyebabkan pemampatan.
f.       Adanya air pasang dan air surut sehari semalam.

18.        A. Tekstur tanah
Menunjukan kasar halusnya tanah,
·         bagian tanah yang berukuran lebih dari 22 mm disebut bahan kasar (krikil – batu).
·         Bagian yang kuran dari 22 mm disebut bahan halus/ tanah, yang jika dibandingkan kandungan butir-butir pasirnya dapat dikelompokan menjadi pasir, debu/endapan, dan liat.
B.  Struktur Tanah
·         Gumpalan-gumpalan kecil ini mempunyai bentuk ukuran dan kemantapan (ketahanan yang berbeda-beda).
·         Didaerah curah hujan tinggi, umumnya ditemukan struktur remah atau granuler di permukaan dan gumpal di horizon bawah.
·         Didaerah kering, sampai dijumpai tanh dengan struktur tiang atau prisma dilapisan bawah.
19.   Upaya untuk mengurangi pencemaran suara:
·         Pabrik-pabrik dibangun diluar kota/ pemukiman.
·         Memanfaatkan tanaman pagar sebagai penyaring (filter).
·         Membuat gundukan tanah sebagai penyaring (filter).
20.  Upaya untuk mengurangi pencemaran air:
·         Air limbah yang akan dibuang ke perairan hendaknya diolah terlebih dahulu.
·         Menantukan dan mencegah terjadinya interaksi senergisme antar populasi satu dengan yang lain.
·         Menggunakan bahan yang dapat mencegah dan dapat menyerap minyak yang tumpah dalam perairan.
·         Tidak membuang limbah rumah tangga secara langsung kedalam perairan.
·         Limbah radioaktif harus diprosees terlabih dahulu sebelum dibuang ke perairan.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar